HRS Harus Segera Klarifikasi Terkait Transkrip Dengan FH Yang lagi Viral

Penyebaran video dan Screenshot percakapan antara Habib Rizieq dan Firza Husen makin viral di media sosial, sungguh ini benar-benar virus ganas yang dengan cepat menyebar. Sejak di aploud di youtube tanggal 28/1 kemarin perhari ini di medsos terutama facebook sungguh luar biasa, begitupun
dengan tanggapan para netizen. Ada yang sedikit yakin, ada yang percaya, ada juga yang setengah tidak percaya.

Kenyataan memang ada yang mengambang dalam hal ini soal transkrip WA antara RS dan FH [ baca juga : Perselingkuhan Habib Rizieq Dan Firza Husen: Semoga Ini Tidak Benar! Lagi Ramai Di Medsos ] tentang keaslian percakapan tersebut, kalau dikatakan itu bohong tapi aneh juga. Oleh karenanya ini memang perlu ada klarifikasi dari pihak-pihak terkait. 

Jadi kalau dibilang chat itu janggal atau tidak valid bagaimana? Baca juga [ Apa itu WhatsFake, Aplikasi Mirip WhatsApp

Berikut kejanggalan beberapa kejanggalan yang bisa saya rangkum:
Pertama, Anonymous adalah grup hacker yang sangat terkenal, memiliki banyak pendukung. Memang Anonymous memiliki banyak amunisi mumpuni untuk bisa menjebol berbagai database didunia. Tidak jarang juga nama Anonymous dicatut pada berbagai kasus hacking tapi untuk kasus ini sampai saat ini belum ada bantahan dari Anonymous. Karena bisa saja bukan Anonymous yang melakukannya, tapi FH sendiri yang membocorkannya melalui orang lain dan mencatut nama Anonymous.

Kedua, bagi mereka yang tau tentang hacking, hacking bukan perkara mudah. Butuh waktu cukup lama untuk bisa mencuri data. Tidak seperti di film holywood. Dari pesan yang disampaikan ke web gerilya politik oleh orang yg mengaku Anonymous ini, mereka memulai pergerakannya sejak RS akan dijadikan Imam Besar Umat Islam. Antara wacana pengangkatan Imam Besar umat Islam sampai bocornya video sex chat ada waktu yang cukup lama. Waktu yang cukup untuk melakukan hacking. Tapi pada pesan chat terlihat tanggalnya adalah 5 Agustus 2016, jauh sebelum wacana pengangkatan Imam Besar ramai di publik. Ada kemungkinan upaya peretasan ini telah lama dilakukan.

Ketiga, jika dibaca transkripnya maka akan terasa memang ada dua orang dengan karakter berbeda yang saling berkomunikasi. Karakternya terasa berbeda sekali, jika membangun karakter seperti ini untuk membuat chat palsu butuh waktu. Saat ini dapat kita lihat ada upaya-upaya membuat percakapan bohong antara Ahok dan orang lain namun dengan mudah diketahui kebohongannya. Hal tersebut karena pada percakapan bohong tidak terasa ada dua karakter yang berbeda. Juga terlihat cara kebiasaan pengetikan RS dan FH yang berbeda, salah satunya adalah pengetikan “saya”. RS selalu konsisten pada setiap chat menuliskan lengkap “saya” sementara FH selalu cukup sering menyingkatnya menjadi “sy”, seolah-olah kebiasaan keduanya berbeda. Ada juga cara penyingkatan yang berbeda untuk “Kenapa”, RS menyingkatnya “knp” sementara FH menyingkatnya dengan “knpa”. Semakin terasa ini adalah dua karakter yang berbeda.

Ke-empat, sebuah lokasi disebutkan dalam transkrip percakapan keduanya. Gunung dan Jakarta, mungkin maksudnya adalah Puncak? Karena akhir-akhir ini memang ramai mengenai lokasi pesantren RS di Puncak yang katanya menyerobot tanah negara. Dan juga sinyal yang lemah karena ponpes terletak dipelosok gunung.

Kelima, foto-foto seronok FH adalah foto yang benar-benar fresh. Maksudnya bukan foto yang dicomot dari mesin pencari Google lalu diklaim sebagai foto FH, seperti yang umumnya dilakukan para penebar fitnah. Foto juga bukan hasil rekayasa atau photoshop tapi nampak asli dan mirip dengan FH.

Ke-enam, timing chat dengan foto sangat tepat sekali. Bahkan ada chat dari RS yang meminta FH foto dengan pose tertentu dan seperti yang kita lihat FH berpose persis yang diminta RS. Memang bisa saja ada foto seronok FH lalu dikaitkan dengan chatting yang telah direkayasa. Oleh karena itu disinilah perlu klarifikasi apakah chat tersebut sebenarnya hanyalah foto-foto bugil FH yang dikaitkan dengan chatting hasil rekayasa atau sebaliknya.

Ketujuh, tiba-tiba muncul situs dengan alamat http://baladacintarizieq.com/ yang isinya adalah rekaman dan transkrip chat hasil hack Anonymous. Situs diregistrasi pada tanggal 28 Januari, server diluar Indonesia dan pendaftar menggunakan alamat di Phoenix, Arizona. Nampaknya pembuat web minimal memiliki sedikit pengetahuan cara menyembunyikan identitas. Ia juga minimal memiliki pengetahuan membuat situs sederhana dengan cepat serta juga tahu cara memasang counter dari reliablecounter.com. Situs juga nampaknya dibuat menggunakan notepad, sesuatu yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang tahu men-script html. Situs tersebut kini sudah diblokir oleh pemerintah, dan ini adalah salah satu bukti bahwa pemerintah tidak terlibat.

Kedelapan, percakapan di WhatsApp memang bisa dibuat menggunakan aplikasi sederhana. Tapi muncul juga suara yang diduga FH yang sedang curhat mengenai perselisihannya dengan RS. Perselisihan yang diakibatkan perselingkuhan mereka, jadi ada hubungan antara chat yang bocor dengan rekaman. Disana FH bicara dengan kak emma, nama yang juga disebutkan pada transkrip chat di WhatsApp. Curhatan yang agak sulit direka-reka intinya oleh orang lain, seolah-olah antara “Kak Emma” ini sudah saling tahu sebelumnya. Nampaknya rekaman tersebut adalah hasil editan dengan menghilangkan suara “kak emma”, mungkin si penyebar kabar ini enggan melibatkan Kak Emma yang tidak bersalah. Disebutkan juga beberapa nama yang cukup dikenal seperti Ahmad Dhani, dan juga ada satu nama yang menarik yaitu bidadari1. Siapa bidadari1?

Kesembilan, sampai saat ini belum ada klarifikasi dari RS mengenai kasus ini. Hal ini sangat berbeda dengan kebiasaan RS yang selalu cepat bereaksi. Sudah lebih dari 1×24 jam tapi belum juga ada klarifikasi. Selain itu RS juga memiliki kebiasaan untuk menuntut melalui jalur hukum yang sampai saat ini juga belum ada tuntutan tersebut.

Klarifikasi sangat diperlukan untuk mencegah fitnah ini semakin meluas. Juga tentunya diharapkan ada penyelidikan dari pihak kepolisian mengenai kasus ini tentunya atas pelaporan dari pihak RS. Karena jika ini fitnah, sudah jelas-jelas melanggar UU-ITE

Comments

Popular posts from this blog

Template Default Responsive Untuk Daftar Adsense