Wajib Baca ! Denny Siregar Ditampar Oleh Tara Palasara Terkait KH Ma'Ruf Amin

Denny Siregar, Sang “Ksatria Kopi” ... Kapan Anda Pintar ?!
>  Tidak Paham Persoalan dan Menghina Ulama
Sudah lama saya mendengar sepak terjang Denny Siregar, dengan opini-opini “sepihak” –nya, yang selalu berisi pembenaran atas apa yang terjadi di Pemerintahan Jokowi.
Membaca beberapa statusnya, tampak sekali bahwa Denny Siregar rupanya tergolong orang yang malas belajar... sehingga tidak jua bisa menjadi pintar. Beberapa statusnya jelas-jelas terbukti  blunder ( dan berkwalitas sekelas hoax ). anehnya....
Anehnya, lagi-lagi artikel kelas "ngerumpi" begitu, telah diLike dan diShare oleh ribuan follower-nya... betul-betul fenomena yg mengherankan, sesat kok bisa berjama'ah gitu ya.. :(
pada kesempatan ini, saya akan kupas sebuah statusnya YANG TERANG-BENDERANG TELAH MENGHINA ULAMA [ KH. MARUF AMIN ], SEBAGAI AKIBAT KETIDAKPAHAMANNYA  TERHADAP POKOK PERSOALAN. 

Status [ yang saya kupas ini ] ditulis oleh Denny Siregar di FP-nya pada tanggal  31 Januari pukul 20:22 dengan judul  "DUH KYAI..."
untuk memudahkan pembahasan, saya akan copas dan kemudian saya bahas. DS = Denny Siregar, TP = Tara Palasara.
----------
DS :
KH Ma'ruf Amin yang ketua MUI juga Rais A'am PBNU, dengan entengnya berkata fatwa yang keluar bahwa Ahok sudah menistakan agama Islam, dilakukan tanpa melakukan konfirmasi kepada yang dianggap menistakan.

TP :
Pahami posisi kelembagaan MUI bahwa dalam ketatanegaraan Indonesia, MUI bukanlah lembaga penegak hukum yang dengan demikian tata kerjanya harus seprosedural [ sebagaimana yang dimaksudkan oleh DS itu ]. Untuk apa yang dimaksudkan oleh DS saat ini "sedang berjalan" di lembaga peradilan.
---------

DS :
KH Ma'ruf Amin tidak bisa melepaskan diri dari ketidak-netralannya dalam mengeluarkan fatwa. Begitu cepatnya fatwa terhadap Ahok sebagai penista agama tanpa ada proses panjang, menunjukkan ada "bau" politik yang sangat kentara. Dan hanya orang bodoh yang berkata, "Tidak ada hubungannya fatwa itu dengan Pilgub DKI.."
Tetapi menggunakan jabatan sebagai ulama dan menetapkan nasib seseorang berdasarkan keberpihakan dan ketidak-sukaan, sungguh menampakkan kepada umat lain bahwa Islam itu adalah agama yang tidak adil.

TP :
Pernyataan DS di atas menunjukkan kesalahpahaman yang KRONIS dari seorang Denny Siregar terhadap persoalan yang terjadi.
1]. untuk kita ketahui bersama, bahwa produk yang dikeluarkan oleh MUI terkait dengan Pak BTP itu adalah BUKAN FATWA ! melainkan "derajad"nya lebih tinggi lagi (secara organisasi) yaitu : Pendapat dan Sikap Keagamaan MUI terkait Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama
baca ini :


note : Fatwa hanya dibahas di Komisi Fatwa MUI, sedangkan produk untuk Pak BTP melibatkan JUGA Pengurus MUI.

2]. dengan memahami bahwa itu bukan hanya "sekedar" fatwa, melainkan sudah sikap lembaga,  MAKA DENGAN DEMIKIAN tidak bisa serta merta produk MUI itu  dinisbatkan [ disandangkan ] kepada pribadi KH. MARUF AMIN. Produk tersebut dikeluarkan dengan melalui mekanisme MUI sehingga dengan demikian SUDAH PASTI JELAS-JELAS BUKAN PENDAPAT PRIBADI dari KH. MARUF AMIN. sekedar info, Dewan Pimpinan MUI mengakomodir para pengurus dari kalangan ormas Islam, kaum intelektual dan professional.

3]. adalah FITNAH yang SANGAT KEJI dan MENJIJIKKAN dari seorang Denny Siregar yang menuduh KH Maruf Amin TELAH menggunakan jabatan sebagai ulama dan menetapkan nasib seseorang berdasarkan keberpihakan dan ketidak-sukaan karena SEKALI LAGI produk MUI bukan keluar dari pribadi KH Maruf Amin melainkan dari Lembaga MUI

====> Note : ketika kemarin dulu Gus Mus dan KH. Maimun Zubair dihina ... maka ada pihak ( GP ANSOR /  BANSER -kah ??? ) yang membawa si penghina kepada 2 ulama sepuh MUSTASYAR PBNU tersebut. Sekarang, adakah yang melakukan hal serupa untuk Denny Siregar dihadapkan kepada Rais Aam PBNU : Dr. K.H. Ma’ruf Amin ???! ;tidak usah jelaskan saya, bahwa kapasitas KH Maruf Amin dalam hal ikhwal BTP bukan mewakili NU, melainkan MUI. Karena dulu penghinaan kepada Gus Mus dan Yai Maimun juga tidak mengkaitkan kepada NU melainkan kepada individu FIGUR ULAMA ( yang dalam hal ini, "kebetulan" adalah sama-sama Ulama NU ).
-----------

DS :
Apa yang harus dibanggakan dari Islam jika seorang ulamanya begini ?
Ah Kyai... Sungguh jangan jual murah agama ini hanya demi duniawi. Jujurlah dalam hati, waktu kita di dunia hanya sebentar dan pengadilan itu dekat.
Seandainya semua ulama Islam begini, haruskah aku berTuhan hanya pada secangkir kopi ?

TP :
Tidak perlu saya ulas panjang lebar lagi, bahwa untuk kesekian kalinya saya tegaskan, DENGAN MENGINGAT bahwasannya Produk MUI  itu BUKAN FATWA dan melainkan adalah "Sikap Keagamaan MUI terkait Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama" ( yang bersifat kelembagaan ), MAKA apa yang dilakukan oleh seorang Denny Siregar ini adalah PENGHINAAN KEPADA ULAMA KH. MARUF AMIN !

Karena hal ini (penghinaan, pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan) adalah delik aduan, maka hanya pribadi beliau KH Maruf Amin yang "memungkinkan" bisa membawa Denny Siregar ke Lembaga Penegak Hukum ( walau saya yakin betul, Kyai Maruf tidak akan mungkin menempuh itu ), namun....

NAMUN ( sebagaimana saya ulas di atas ) MUNGKINKAH Pihak yang (dulu) menghadapkan si Penghina kepada Gus Mus dan Yai Maimun, SEKARANG juga mau untuk 'menyeret" seorang Denny Siregar untuk dihadapkan kepada Yai Ma'ruf Amin ???!
__________________________
#loyal boleh... taqlid jangan !
Bung Denny..., #minum kopi jangan dicampur apotas..., biar tetap waras !
note : SS / Capture lengkap Status DS akan saya sertakan di kolom komentar, atau adakah relawan teman FB yang berkenan memberikannya ? tks.

Comments

Popular posts from this blog

Template Default Responsive Untuk Daftar Adsense